Tantra, Yantra, dan Mantra sebagai bagian dari ajaran agama memiliki kontribusi yang bermanfaat untuk mewujudkan semuanya itu oleh umat sedharma. Adapun fungsi dan manfaat ajaran Yantra, Tantra dan Mantra dalam kehidupan dan penerapan ajaran Hindu dapat dipaparkan sebagai berikut; 1. Tantra. Buddha Dhamma tanpa harus menjadi bhikkhu terlebih dahulu. Dalam pelaksanaan Buddha Dhamma tidak perlu dibedakan warna kulit, bangsa, jenis makanan, jenis kelamin, cara berpakaian maupun kondisi tempat tinggal. Justru hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan dalam usaha melaksanakan Buddha Dhamma adalah ketekunan, keuletan, kesungguhan dan MUTIARAHINDU -- Adapaun cara mempraktikan ajaran Tantra, Yantra, dan Mantra menurut ajaran agama Hindu dapat dijelaskan sebagai berikut: A. Tantra. Tantra atau yang sering disebut tantrisme adalah ajaran dalam Agama Hindu yang mengandung unsur mistik dan kekuatan gaib. “Tantra adalah bagian dari Saktisme, yaitu pemujaan kepada Ibu Semesta. Konsep ketuhanan YME dalam agama Buddha berbeda dengan konsep ketuhanaan agama-agama lain, khususnya agama-agama samawi (Abrahamic religions). Dalam kitab Sutta Pitaka , Udana VII , dijelaskan bahwa Tuhan YME dalam bahasa Pali adalah Atthi Ajatam Abhutam Akatam Asamkhatam, subjek yang dipersepsikan sebagai Tuhan sesuatu yang tidak dilahirkan Agama dan Tujuan Hidup Umat Buddha Pengertian Agama Kata agama berasal dari kata dalam bahasa Pali atau bisa juga dari kata dalam bahasa Sansekerta, yaitu dari akar kata gacc, yang artinya adalah pergi ke, menuju, atau datang, kepada suatu tujuan, yang dalam hal ini yaitu untuk menemukan suatu kebenaran. Adapun penjelasan maknanya di antaranya sebagai Dengan mantra yang memadai mahluk-mahluk halus dapat dimohon kehadirannya. Mantra, oleh karenanya merupakan kunci yang penting dalam aktivitas ritual dari semua agama dan juga digunakan dalam aktivitas bentuk-bentuk kekuatan. gaib. Pustaka Yamala Tantra menjelaskan sebagai berikut; “sesungguhnya, tubuh devata muncul dari mantra atau Mo66.

mantra dalam agama buddha